Gowa, Pensilrakyat.com – Persfektif ekonomi yang menjanjikan penghasilan laba nyata dalam bisnis jual beli logam mulia (emas), menurut salah seorang pedagang emas (patimbang bulaeng-red) yang sabang hari nongkrong di bilangan Pasar Rakyat Sungguminasa jl. KH Wahid Hasyim Kabupaten Gowa, sebut saja Dg. Rewa.

Mustakim Dg. Rewa adalah sosok lelaki pekerja, memiliki sifat kejujuran dan kepekaan sosial yang tinggi dalam hal jual beli emas terhadap para pelanggannya yang sabang hari berprofesi sebagai patimbang bulaeng (penjual emas-red), Ia menceritakan aktifitas kesehariannya yang sudah dilakoni selama kuranglebih 20 tahun dengan berbagai kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam kurs tak menentu, namun ia tetap mampu melakoninya dengan kondisi yang normatif atau baik-baik saja,” akunya.

“Namun demikian, menurutnya bagi kami selaku pedagang kecil yang kita tahu hanyalah berharap agar setiap harinya ada penjual emas yang datang dengan daya jual mengikut angka pasar emas saja,” ujar Dg. Rewa pada media ini, Rabu (26/02/2020).

Lanjut ia ceritakan, di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini cenderung naik turun dengan melihat angka kurs rupiah yang kadang masih dalam kondisi standard di atas rata-rata rp. 14.000/dollar As (per January-February/2020) dengan nilai jual emas bergerak fluktuatif terhitung dari awal January-February 2020 masih sekira rp. 717.000 per gramnya (info kutipan bisnis.com).

READ  Tri Inisiator Koalisi LSM, Pastikan Turun Unras Di "Gadis PU" Kota Makassar

“Intinya kami hanyalah media yang selalu ingin memuaskan pelanggan dalam hal jual beli emas sesuai kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang normatif dan baik-baik saja,” ungkap Dg Rewa. (DPr)