Makassar, Pensilrakyat.com – Dugaan Mark-up di kegiatan proyek makan-minum alias “mami” Rujab DPRD Kota Makassar semakin mencuat di permukaan.

Hal itu terlihat dengan adanya aksi unjuk rasa Aliansi Pemuda Satu yang menggeruduk kantor DPRD Kota Makassar guna mempertanyakan sejauh mana realisasi pembelanjaan anggaran “mami” (makan – minum-red) sekira 1 Milliar lebih yang diperuntukkan bagi tamu Vip Rujab DPRD. Kamis, (31/03/2022).

Budiman dalam hal ini selaku Koordinator lapangan aksi, menyatakan bahwa “Kami meminta ke pihak APH agar kiranya dapat memeriksa akan regulasi pembelanjaan Ketua DPRD di Vip Rumah Jabatan, karena melihat kondisi saat ini yang masih pandemi namun mereka (wakil rakyat) merelokasikan anggaran “mami” makan minumnya sebesar 1 Milliar lebih sedangkan masih banyak masyarakat kota Makassar yang membutuhkan anggaran sebesar itu guna membelanjakan seperti kebutuhan mereka, kata Budiman di hadapan media.

Uang Negara yang didapatkan dari pajak masyarakat itu sendiri harusnya di alokasikan ke anggaran penanggulan covid-19 buat masyarakat tentunya, namun yang terjadi dana sebesar 1 Milliar lebih tersebut ditujukan ke makan minum Rujab Vip yang diduga belum tepat penggunaannya.

See also  Masyarakat Warga Pulau Sangkarrang Menduduki Kantor Gubernur Sulsel, Ada Apa?!

“Dan kami menduga bahwasanya anggaran belanja makan minun Rujab Vip DPRD Kota Makassar di Mark-up, hal demikian di karenakan dengan adanya temuan BPK RI terkait persoalan tersebut,”.

Dugaan ini muncul berdasarkan analisa dari BPK RI yang kemudian muncul beberapa item pembelanjaan yang tak masuk akal, buat kami hal itu di karenakan dengan adanya biaya makan-minum tamu Vip dengan jumlah 5 orang namun notanya menghampiri jutaan rupiah, kan nggak masuk akal buat kami, cetus Budiman.

,”Kami menduga kuat dan mencium adanya perbuatan pidana korupsi secara sistematis dan terkesan rapi di Rumah Jabatan DPRD Kota Makassar, khususnya pada realisasi anggaran tahun 2021 lalu.  (Tim Media Investigasi).