PensilRakyat, Makassar — Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan tak henti membuat hentakan/gebrakan demi kesuksesan penataan arsip di Sulawesi Selatan.

Ini dibuktikan dengan mengadakan acara Sosialisasi Kearsipan Ormas/ Orpol dan SMA/SMK Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat, (26/5/2023) di Hotel Raising Jalan Racing Center Makassar.

Mengangkat tema ” Jadikan kearsipan sebagai andalan dalam mewujudkan akuntabilitas administrasi sumber informasi dan kolektif bangsa” Bidang Kearsipan DPK Sulsel.

Membuka acara, Kepala Kearsipan DPK Sulsel Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd menyampaikan hal yang terbaru terkait perkembangan Kearsipan usai Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan 2023 di Banyuwangi Jawa Timur.

Menurutnya, Sosialisasi Kearsipan Ormas/ Orpol dan SMA/SMK Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sangat penting artinya diketahui oleh segenap organisasi masyarakat, politik dan juga para tenaga pendidik dan kependidikan.

“Ini karena Kearsipan selain memori kolektif bangsa, identitas bangsa dan menjaga peradaban juga menandakan tertib administrasi suatu organisasi” ungkapnya.

“Selain itu, Kearsipan itu juga menjaga akuntabilitas dan transparansi, bahkan lebih dari itu menjaga diri kita dari jeratan hukum,” tegas Ketua AAI Sulsel ini.

See also  Proyek Kotaku di Jalan Tirta Jeneberang Gowa, Hadirkan Kecemasan dan Hambat Aktifitas Warga

“Mengapa Kearsipan itu perlu, karena ini hal wajib sesuai perintah undang-undang nomor 43 tahun 2009,” tambahnya.

“Sebagai penutup, kegiatan Sosialisasi Kearsipan Ormas/ Orpol dan SMA/SMK Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan adalah yang pertama diadakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DPK Sulsel Ir. H. Andi Parenrengi dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kepala Bidang Kearsipan yang telah memprakarsai kegiatan ini.

Bahkan dia memuji Kepala Bidang Kearsipan DPK Sulsel yang jeli membuat acara yang pertama dan terbaru di bidang Kearsipan.

Andi Parenrengi menambahkan bahwa kearsipan ini sangat penting dalam penyelenggaraan suatu organisasi pemerintahan.

“Bahkan saya pada tahun 2002 punya pengalaman pribadi terkait aset Pemprov yang nyaris hilang, namun karena arsip bisa terselamatkan,” ungkapnya.

“Kenapa ini teramat penting, karena arsip itu adalah memori kolektif bangsa, menjaga peradaban bangsa dan juga menjaga identitas bangsa,” tutup mantan Kadis Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Sosialisasi ini, menghadirkan dua pembicara yang sangat pakar di bidangnya, yaitu Ketua Arsiparis Indonesia AAI Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Kepala Bidang Kearsipan DPK Sulsel yakni Dr. Basri sendiri dan juga Sekretaris AAI Sulawesi Selatan Irzal Natsir, SE. M.Si.

See also  Pimda 28 Makassar Menggelar Buka Puasa Bersama

Acara sosialisasi ini dihadiri sekitar 80 orang peserta dari unsur Ormas, Orpol dan juga SMK/SMA dan SLB se Sulawesi Selatan.