Gowa, Pensilrakyat.com – Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan salah satu pelayanan Pemerintah Daerah yang digunakan untuk kepentingan umum. Pelayanan merupakan tugas utama yang hakiki dari sosok aparatur sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” seru Muh. Bahar Razak (Ketua DPD KGS LAI SULSEL) pada media ini, Jum’at, 22/01/2021.

Selaku Ketua DPD Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia, Bahar menegaskan,

“Bahwa tugas ini telah jelas digariskan dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke empat, yang mana meliputi empat aspek pelayanan pokok aparatur terhadap masyarakat, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan berbangsa dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

Lanjut ia katakan, bahwa beberapa hari lalu “saya melewati jalan Poros Macanda Kabupaten Gowa, Sulsel, entah karena memang mati lampu atau memang tanpa lampu Penerang Jalan”? yang faktanya sepanjang jalan Poros Macanda begitu gelap hingga terkesan Angker,” ujar Bahar.

Padahal menurut pemahamannya, jalur Poros Macanda  tersebut adalah salah satu jalan pintas (jalur alternatif-red), yakni tembusan dari kota Makassar menuju Poros Malino  yang mengarah keberbagai tempat wisata alam, seperti air terjun/Kuliner/Waterboom dll, apalagi pada wilayah tersebut masyarakat Kota Makassar lebih banyak memilih jalur Poros Macanda dengan melewati Pekuburan Covid-19 yang sejogyanya jangan sampai memberi kesan Angker dan menakutkan”, ungkapnya.

READ  Titipan Para Dermawan Bulukumba akan Disalurkan Tim Kolaborasi Kemanusiaan

” Pemerintah Kabupaten Gowa sebaiknya segera turun melihat langsung atas jumlah arus kendaraan yang melewati jalur tersebut, utamanya pada malam hari, sebab pada suatu titik jalan poros tersebut terdapat bak sampah yang kadang keluar dan menapak ke badan jalan yang sangat rawan bagi pengendara saat hujan lebat tanpa penerangan lampu jalan,” ketusnya.

Bahar mengungkapkan, “seharunya semua pihak menyadari, bahwa Prinsip Keadilan yang menjadi Slogan utama Kabupaten Gowa, yaitu “Ewako”  harus benar-benar dapat terwujud melalui Program nyata Pemkab Gowa untuk memberikan keselamatan jiwa dan raga Masyarakat Gowa itu sendiri”.

Ia juga menambahkan, Pemkab Gowa ada baiknya membuat terobosan pembangunan baru dibanding memperbaharui yang sudah ada, disamping itu saya kira Pajak Penerangan Jalan (PPJ) pada setiap Rekening Listrik nyata-nyata sudah menjadi kewajiban Pelanggan PLN, maka sejogyanya masyarakat dapat menikmati penerangan jalan secukupnya sesuai yang telah mereka bayarkan,” tutupnya.

Sementara tanggapan dari Kepala Bagian Umum Pemkab Gowa, Indra Sikki yang sempat dikonfirmasi via WhatsApp terkait informasi di atas, pihaknya mengatakan saya cek dulu. (Dpr)

READ  Ketua PGRI Makassar, Menyatakan Penolakan Status PPPK Guru