Oplus_131072

Gowa, Pensilrakyat.com  – Kemajuan atlit dalam bidang olahraga di suatu daerah ditentukan oleh peranan pemerintah dalam hal pembinaan dan peningkatan kualitas serta pengembangan skill di berbagai cabang olahraga, seperti ; cabor sepak bola, sepak takraw, basket, bulutangkis, dayung, karateka dan cabang olahraga lainnya.

“Olehnya ke semua jenis cabor dibawah naungan KONI terutama yang berada di Kabupaten Gowa ini sangat penting menjadi prioritas bagi pemerintah kabupaten sebagai bentuk kepeduliannya terhadap talenta talenta muda pada masing-masing Cabang Olahraga di Gowa,” terang Kasman selaku salah satu pemerhati olahraga di Gowa pada media ini.

Lanjut ia sampaikan, anggaran pembinaan berbagai Cabor yang ada di Kabupaten Gowa itu di tiap tahunnya mendapatkan anggaran pembinaan dalam bentuk hibah dari Pemda Gowa melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan besarannya ratusan juta rupiah sedang untuk tahun 2024 ini KONI Gowa kembali mendapatkan hibah sebesar Empat Ratus Juta Rupiah dari APBD dan sepertinya biaya operasional dan kebutuhan anggaran kesekretariatan lebih besar ketimbang dana pembinaan yang digelontorkan untuk cabang olahraga,” ungkap Kasman.

Berdasarkan hasil penelusuran awak media ini,ditengarai, laporan pertanggungjawaban atau LPJ pertahun KONI Gowa diduga tidak tepat sasaran hal mana keberadaan kantor atau sekretariat KONI pun tidak jelas dan juga kuat dugaan anggaran pembinaan ke masing-masing pengurus cabor yang dikucurkan tiap tahunnya tidak terkoordinir dengan baik karena masih minim terang salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan identitasnya, hingga dianggap bahwa atlet dari semua jenis cabor KONI Gowa mengalami penurunan prestasi di tiap-tiap event PORDA Sulsel,” jelasnya.

Sementara itu melalui wawancara via chat WhatsApp beberapa hari lalu dengan sekertaris KONI Gowa, Hasbi mengatakan bahwa kesemuanya telah ditangani oleh ketua KONI Gowa, Rahmawati Bangsawan dana yang ada akan disalurkan begitu ada pengajuan proposal berdasarkan SK masing-masing pengurus Cabor,” ungkapnya.

“Kata Hasbi cabor yang terdaftar sebagai anggota Koni Gowa  sampai sekarang sudah 43 cabor cuman baru 38 cabor yang memasukkan dokumennya dan kami sudah menyampaikan kepada Cabor yang tefdaftar di KONI Gowa dan untuk lebih jelasnya silahkan di konfirmasi langsung ke ibu Ketua,” lanjutnya.

Di tempat terpisah, salah satu ketua cabor dalam naungan KONI Gowa, Ketua Cabor PBSI, H. Nasir Maudu saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa benar anggaran pembinaan itu ada dan tahun 2023 lalu PBSI kami mendapatkan dana pembinaan sebesar Lima Belas Juta Rupiah (Rp.15.000.000).

“Untuk tahun ini 2024 PBSI, lanjutnya, kami belum menerima bantuan tersebut padahal kami sangat mengharapkannya terlebih saat ini PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) telah melakukan event dalam rangka menciptakan atlit atlit yang bertalenta, kegiatannya telah berlangsung selama dua pekan di GOR Gowa, terlepas besaran anggaran pembinaan nilainya berbeda dengan Cabor lainnya itu wajar dilihat dari keaktifan masing masing pengurus Cabor,” jelas Nasir. Jum’at/28/06/2024.

Dikonfirmasi terpisah via telepon WhatsApp, Rahmawati Bangsawan selaku Ketua KONI Gowa membenarkan bahwa, anggaran pembinaan saat ini memang sudah diterima oleh KONI Gowa sebesar Empat Ratus Juta Rupiah (Rp .400.000.000) lebih namun kami belum menyerahkan ke masing-masing pengurus Cabor karena masih menunggu proposalnya masuk secara kolektif setelahnya kita serahkan secara bersamaan dan besarannya sesuai tingkat keaktifannya, ” ucapnya.

Ketua KONI Gowa, Rahmawati Bangsawan juga menambahkan, bahwa anggaran pembinaan yang dikucurkan setiap tahunnya tidak mengalami peningkatan dan terbilang minim bahkan terkadang saya yang tambahkan, ketimbang anggaran pembinaan pada KONI lain seperti KONI Makassar yang anggarannya sampai milyaran rupiah, padahal jumlah Cabor yang tefdaftar pada KONI Gowa meningkat dari 25 Cabor bertambah menjadi 43 jumlah Cabor tahun ini 2024, terkait keberadaan sekretariat KONI Gowa itu saya tempatkan di ruko saya beralamat di jalan Sultan Hasanuddin sebelum perbatasan Gowa-Makassar,” tutupnya. (DPr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini