Makassar, Pensilrakyat.com – Seiring berjalannya waktu, tidak terasa Lima tahun sudah Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI ) terus berbenah, termasuk penyegaran pada struktur pengurus DPP BAIN HAM RI, dengan merekrut berbagai profesi.

Bukan hanya SDM yang berlatar belakang pendidikan hukum yang direkrutnya, namun yang berlatar pendidikan umum pun diakomodir sebagai bagian dari komitmen ‘BAIN HAM RI’ milik semua Rakyat Indonesia,” ungkap Djaya Jumain, Sabtu (04/04/2020).

Kepengurusan DPP BAIN HAM RI yang didominasi dengan latar pendidikan hukum pun meliirik sumber daya manusia dari latar pendidikan umum lainnya, salah satunya Raboddin, S.Pd seorang guru honorer di Jeneponto Sulawesi Selatan kini dipercayakan sebagai Kepala Departemen Intelijen sesuai Surat Keputusan DPP BAIN HAM RI yang ditandatangani pendiri sekaligus Ketua DPP BAIN HAM RI DR.Muhammad Nur, SH.,M.Pd.,MH di Makassar.

Ketua OKK BAIN HAM RI, Djaya Jumain, SKM.SH, mengatakan BAIN HAM RI adalah Badan yang fokus pada Investigasi, Advokasi Hukum dan Perlindungan Hak Asasi Manusia ini mengakomodir berbagai profesi dalam kepengurusan dengan melewati beberapa proses termasuk salah satunya rekomendasi dari pengurus sebelumnya, sehingga kedepan BAIN HAM RI diharapkan dapat mencapai target lembaga yang lebih profesional,” ujar Bang Djaju sapaan akrabnya.

READ  Oknum Aktivis Dianiaya Di Jeneponto, Sekjend DPP LIMIT Tegaskan Aparat Usut Tuntas Pelakunya!!

Bang Djaju yang juga mantan jurnalis RCTI dan Kompas TV ini berharap di tahun 2020 ini Pengurus DPW BAIN HAM RI di tingkat provinsi dan kabupaten kota dapat rampung hingga para pengurus mendapatkan mandat berdasarkan surat keputusan sesuai tingginya respon masyarakat di Indonesia,” imbuhnya.

Ia juga mengimbaukan, agar para pengurus DPP BAIN HAM RI yang telah ditugaskan sesuai bidangnya masing masing selaku Kepala Departemen untuk selalu menjalin komunikasi dan kerjasama pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo-KH.Ma’ruf Amin dengan program yang berpihak pada rakyat,” tutup Bang Djaju. (*)