Gowa, Pensilrakyat.com – Desa Lonjoboko Dusun Bontoloe Kecamatan Parangloe hari ini Selasa (03/01/2023) sekira pukul 15 sore kembali ditimpa musibah banjir setelah kejadian longsor dua Minggu lalu ditahun kemarin Desember 2022.

Syufriadi Dg Tobo Ketua Ormas DPW Sapu Jagad Sulsel juga selaku warga Desa Lonjoboko mengabarkan pada media ini, bahwa Dusun Bontoloe terendam banjir akibat diguyur hujan deras beberapa hari ini, sebanyak delapanrumah warga yang terendam air sedalam kurang-lebih 2 meter,” terangnya.

Ketua DPW Sapu Jagad Sulsel yang juga bagian dari pengurus lembaga koalisi Toddopuli Indonesia Bersatu (TIB) dengan sigapnya berbaur bersama warga lainnya terjun ke lokasi banjir memberi bantuan seadanya untuk mengevakuasi warga korban banjir, ia dan warga berharap agar bantuan dari pemerintah cepat turun membantu para korban,” harapnya.

Menurut Boby sapaan akrab Sufriadi, di luar sana ada penangkal semacam dam tapi dtimbun oleh penambang, jadi aliran air sungai Jeneberang masuk membendung sungai balang Malino, maka dampaknya kerumah warga yang terendam,” terang Boby.

See also  Sekda Kota Makassar : Bank Sampah, Alternatif Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Saat ini, masyarakat Desa Lonjoboko berjibaku saling bahu membahu mengevakuasi warga korban banjir di Dusun Bontoloe, mereka pun berharap agar bantuan dari Pemkab Gowa cepat tiba di lokasi kejadian, Boby juga menyampaikan bahwa ada satu orang dari perangkat desa Lonjoboko Basmi Dg Nassa yang turut membantu mengevakuasi warga dan sebagian barang berharga korban untuk dibawa ke suatu tempat yang aman,” tutupnya.

Hingga berita ini tayang pihak media belum dapat mengkonfirmasi dan mengklarifikasi pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD).

Laporan : Boby