Pensil_Rakyat, Makassar  |  Tadarus Al-Quran di bulan suci Ramadhan memiliki makna tersendiri. Pada masa kenabian, Al-Quran diturunkan di bulan Ramadhan sehingga Ramadhan dijuluki sebagai Bulan Al-Quran (Syahrul Quran).

Membaca Al-Quran merupakan Amalan baik dan memperoleh ganjaran besar, pahala berlipat-lipat di sisi Allah SWT, sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abu Umamah, bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Hendaklah kalian membaca Al-Qur’an karena ia nanti akan datang sebagai pemberi syafa’at bagi pembacanya pada hari Kiamat,’” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Tadarus Al-Quran adalah kegiatan membaca ayat suci Al-Quran secara bersama-sama. Pengerjaannya ada dua cara, yaitu dibaca bergantian atau dibaca serentak berbarengan.

Majelis Taklim Al-Aqsha Nur Asri melaksanakan program “Tilawah Tadarrus Al-Quran setiap ba’da Salat Subuh.

Kepada media ini, Sekretaris majelis taklim Al-Aqsha Nur Asri, Sofiah Mahmud mengatakan bahwa, ” Alhamdulillah, Tadarrus kami lakukan merupakan rutinitas setiap tahunnya saat bulan Ramadhan bersama ibu-ibu Majelis Taklim,” ucapnya.

Lebih jauh Sofiah menaruh harapan,” semoga kita semua tetap bersilaturrahmi dan menjadikan Alqur’an sebagai ibadah sehari-hari kita di rumah terlebih di bulan Ramadhan,” tambahnya.

READ  JOIN Bone Gelar Pelatihan Kehumasan dan Pers

“Tetap istiqomah melakukannya walaupun Ramadhan telah selesai, biasakanlah untuk selalu membaca dan menghapal Alqur’an, Insyaallah berkah. Aamiiin,” tutupnya. _@rya_