Prnsil_Rakyat, Jakarta   | RA KARTINI sebagai tokoh emansipasi wanita adalah sosok yang tak lekang dimakan waktu khususnya bagi kaum hawa. Perjuangannya mengangkat kebebasan pendidikan telah menginspirasi perempuan Indonesia untuk bangkit dan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Saat ini perempuan tidak hanya menyandang predikat ibu rumah tangga, tapi lebih dari itu kiprah perempuan tampil sebagai bagian dari mengisi pembangunan bangsa dan juga berperan sebagai penopang kiprah para pasangan dalam berkarier. “dibalik kesuksesan seorang suami ada istri hebat dibelakangnya”.

 

Lilies Budi Setiyadi is one one person is great being kartini era kini, mendampingi sang bawahan melaksanakan tugas sebagai Dirjen Phb Darat dalam mengawal program presiden Joko Widodo dan Menhub Budi Karya Sumadi dalam menghadirkan pelayanan transportasi Darat yang selamat, nyaman dan sehat.

 

Peran ini tergambar dalam webinar yang dilaksanakan oleh DWP Phb Darat, Kamis 29 April 2021 bertajuk “Tetap Sehat, Cantik Saat Puasa di Kala Pandemi”.

 

Tema ini mengandung makna bahwa perempuan harus tetap sehat dan cantik dalam menjalankan ibadah puasa walau dalam suasana pandemi Covid 19, olehnya dalam seminar, Lies panggilan akrab menghadirkan narasumber dr. Bastiana M.Kes., Sp.THT-K, Untuk mengedukasi para ibu-ibu Dharma wanita agar tetap menjaga kesehatan dan kecantikan serta pola makan pada saat menjalankan puasa agar tetap cantik dalam mendukung menjalankan tugas.
Webinar ini sendiri sangat menarik dan dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta se Indonesia.

 

READ  UNIPO dan BKPPD Bahas Program Beasiswa

Dalam krisisnya ketua DWP Ditjen Phb Darat, berpesan bahwa dalam masa sulit dengan adanya pandemi COVID 19, yang sudah dua ramadhan ummat islam menjalankan ibadah puasa dalam suasana Covid 19, Ibu-ibu sebagai sosok kartini Indonesia mas kini, tentu tidak akan menyerah dengan kondisi ini , kita harus bangkit sejarah sejarah perjuangan RA Kartini dalam ketidakbebasan, meski dibelenggu suasana feodal, Kartini tetap dapat melakukan banyak hal untuk kaum hawa. Ayo ibu-ibu untuk tetap produktif dan sehat serta tetap cantik dalam menjalankan puasa serta memberikan yang terbaik bagi pasangan di garda terdepan dalam memberikan pelayanan transportasi darat terhadap masyarakat, khususnya dalam suasana ramadhan dan suasana hari raya idul fitri 1442 H nanti, “ujar Lies.

 

Ibu-ibu harus mampu menjadi pilar terdepan dalam mengedukasi hidup sehat dan cantik dalam keluaraga dan masyarakat, serta terus berjuang memutus mata rantai penyeberan Covid 19 melalui kedisiplinan protokol kesehatan.

 

Lanjut Lies berharap semoga materi yang dibawakan oleh narasumber akan menjadi bekal pengetahuan bagi kita semua dalam menghadapi masa pandemi dan dalam menjalankan ibadah puasa. Ujarnya. Lanjut Lies juga mengingatkan agar tidak mudik dan ibu ibu mengambil peran mensosialisasikan program pemerintah larangan mudik dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 melalui jalur transportasi.

READ  JOIN Bone Gelar Pelatihan Kehumasan dan Pers

 

Peran dan kiprah DWP Ditjen Phb Darat tentu tidak terlepas dari sosok ketua DPP Kemenhub dalam membina ibu ibu dharmawanita Kemenhub. Sosok Endang Budi Karya Sumadi adalah sosok Kartini saat ini yang banyak menginspirasi ibu-ibu di Kemenhub, hal ini diakui Lies Budi Setiyadi dalam sambutannya.

 

Hal ini tentu jelas terlihat bagaimana ibu Endang Budi Karya Sumadi mendampingi sang suami dalam mengawal program kerja Kemenhub dalam memberikan yg terbaik buat masyarakat pada masa pandemi Covid 19. Hal senada juga diakui oleh salah seorang peserta webinar ibu Jane, yang juga bangga terhadap kedua sosok Kartini Phb yg banyak menginspirasi “saya melihat bahwa peran ibu Endang dan ibu Lies dalam mendukung sang suami patut menjadi suri tauladan, olehnya kami sangat terisnpirasi dalam mendukung sang suami dimanapun bertugas untuk kemajuan Phb,” ujar Jane yg juga berprofesi sebagai Guru.

dr. Bastiana M.Kes., Sp.THT-K juga bangga dengan peserta webinar yang sangat antusias. Edukasi yang sangat menarik bagi ibu ibu adalah bagaimana menjaga pola makan di bulan ramadhan khususnya pada sat berbuka puasa. “ibu ibu kalau berbuka semua makanan disantap, contoh sudah makan es buah lalu makan lagi kolak, ini kurang baik. Olehnya pola makan harus tetap di jaga, makanan bukan jumlah banyaknya tapi yang terpenting adalah kandungan kalori dan gizi yang di kandung sesuai dengan asupan tubuh Hal ini penting agar ibu tetap sehat dan cantik, sehingga selalu menjadi kartini yang hebat dalam pengawasan berat badan ideal untuk menghindari obesitas Hal ini penting agar ibu tetap sehat dan cantik, sehingga selalu menjadi kartini yang hebat bagi pasangan sang pasangan. (kontributor/bn.70/@ly)