Pinrang, Pensilrakyat.com – Salah satu Wartawan media online NewsSulsel di Pinrang “Idul” telah membuat pengaduan di Mapolres Pinrang terhadap Habibi, dugaan penghinaan dan intimidasi ditempat umum yang terjadi di depan kantor DPRD Kabupaten Pinrang, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Maccorowalie, Kecamatan Watang Sawitto, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumat, (22/07/2022).

Melalui bukti rekaman, Habibi diduga telah mengintimidasi salah satu oknum wartawan media online NewsSulsel, juga diduga telah melecehkan pimpinannya lalu menelpon anggotanya dan menyuruh membawa senjata tajam (red-parang) untuk membunuh wartawan yang selama ini katanya sudah lama dicari,

“Halo Baddu kesini dulu ada anak-anak di sini kamu selesaikan, bawa memangki parang, bunuh saja ini orang, saya yang bertanggung jawab, tanya pimpinan redaksimu tillacomu nabilang Habibi.” Ucapnya melalui bukti rekaman.

Idul menceritakan kronologis awal mula saat Habibi mendatangi kedai Mama Mawar di depan kantor DPRD kabupaten Pinrang,

“Sekitar jam 3 sore saya duduk di kedai Mama Mawar di jalan Gatot Subroto depan kantor DPRD Pinrang, tiba-tiba Habibi mendatangi saya lalu mengeluarkan kata kata yang tak sepantasnya dikeluarkan sebagai orang berpendidikan. Habibi memanggil dua orang rekannya untuk menghakimi saya di depan umum dan Habibi juga menyuruh rekannya membawa senjata tajam sejenis parang untuk menghabisi nyawa saya.” Ucap Idul.

See also  Alih-alih Dapat Simpati Publik, Pasutri di Gowa Terancam Pidana Setelah Menebar Hoaks Kehamilan Palsunya

Pimpinan redaksi media NEWSSULSEL.online, Suherman Untung, meminta pihak Polres Pinrang agar dapat mengayomi wartawan yang melakukan peliputan di wilayah kerjanya, serta menindak tegas siapun yang meneror, mengintimidasi bahkan menyuruh orang datang untuk membunuh wartawan Newssulsel yang standby di warkop sekitar depan gedung DPRD Pinrang,

“Semoga polisi di Pinrang tidak takut dengan pelaku teror, pengancaman, intimidasi bahkan menelpon orang  suruhan untuk membunuh wartawan Newssulsel yang ditugaskan untuk mengumpulkan fakta dugaan penyalagunaan anggaran dana BOS di SMP 1 Pinrang, meskipun Kepsek itu bukan pelaku,” kata Pimpinan Redaksi media ini.

Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP. Muhalis Hairuddin saat dikonfirmasi awak media melalui chat pribadi Via Whatshaap terkait pelaporan dan  pengaduan salah satu wartawan Newssulsel terkait adanya dugaan penghinaan dan intimidasi ditempat umum,

“Pelaporan pengaduan baru dimasukkan, mohon bersabar, nanti kita kabari perkembangannya, In Shaa Allah hari Senin baru akan ditentukan penyidikanya.” Ucap Mukhlis melalui chat Via Whatshaap pribadinya.

Sementara pihak terlapor berupaya dikonfirmasi media ini via telepon pribadi belum direspon, juga belum memberi jawaban atas pertanyaan yang diajukan via whatsapp pribadi hingga berita ini ditayangkan.

See also  Divisi Hukum dan Advokasi KAMI Makassar Buka Posko Pengaduan Secara Gratis