Pensil_Rakyat, Makassar | Pengelola ATFG-8 Makassar memperoleh penghargaan dari PMI beberapa waktu lalu ketika Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Rappocini bersama IKA SMP 13, menggelar penyerahan penghargaan bagi relawan donor darah.

Berdasarkan pantauan media ini, penghargaan yang diberikan oleh PMI kepada Pengelola ATFG-8 berupa piagam dan pin karena telah menjadi relawan darah.

Dikonfirmasi ditengah-tengah kegiatan penyerahan penghargaan, Pengelola ATFG-8 Makassar, Sudarman Djoni mengungkapkan terima kasih dan rasa syukur atas apresiasi diberikan oleh PMI yang tanpa diduga dan tak terfikirkan tersebut.

Sudarman mengatakan apa yang diperoleh pada hari ini adalah buah dari keikhlasan demi kemanusiaan yang disertai dengan rutinitas dan tanpa pamrih dalam mendonorkan darah.

Lebih jauh ketika dilontarkan pertanyaan terkait rutinitas yang dimaksud, dirinya membeberkan bahwa takdir menjadi pengelola pada terapi kesehatan menjadikan rutinitas dalam memanjakan dan menyehatkan tubuh agar tetap sehat dan bugar dalam beraktivitas.

Seiring dengan rutinitas terapi demi melancarkan peredaran darah agar kondisi tubuh tetap bugar, rutinitas mendonorkan darah juga menjadi kebiasaan dalam membantu memenuhi kebutuhan darah yang dibutuhkan demi kemanusiaan.

READ  Aksi Ratusan Massa FPR Sul-Sel Desak Kejari Makassar Bebaskan Korban Salah Tangkap

“ Menurutnya, jika informasi dari PMI terkait waktu mendonorkan darah telah tiba, sebelumnya menyempatkan diri untuk diterapi terlebih dahulu, kemudian memenuhi kewajiban demi kemanusiaan, karena berdasarkan pengalaman yang telah dilalui, terapi dan donor darah dirasakannya mampu membersihkan dan melancarkan peredaran darah sehingga kondisi tubuh senantiasa sehat dan bugar dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Sementara dalam sambutannya, Ketua PMI Kecamatan Rappocini, Saiful Islam, S.Pd mengungkapkan syukur dan terima kasih kepada relawan kemanusiaan yang telah mendonorkan darahnya, kegiatan tersebut juga sekaligus ajang silaturahmi sesama pengurus yang sempat terhalang oleh pandemi.

Lebih jauh Saiful mengatakan bahwa kegiatan yang saat ini dilakukan pengurus PMI Rappocini merupakan kegiatan rutinitas dan satu-satunya kegiatan yang dilakukan di tingkat Kota dan Nasional sehingga seringkali memperoleh penghargaan.

Ditempat yang sama, senada dengan Ketua PMI Rappocini, Wakil Kepala UDD PMI Kota Makassar, Drs. Khudri Arsyad yang mewakili Ketua PMI Kota Makassar yang tidak sempat hadir menuturkan bahwa selama pandemi Covid 19 PMI Rappocini mampu menumbuhkan partisipasi pendonor dengan nama Siaga Donor dan satu-satunya di Indonesia.

READ  Presiden Aliansi Pemuda Internasional Ingatkan Pemerintah Realisasi System Pengelolaan Limbah Medis Covid 19

Ditengah-tengah sambutan, Khudri juga menyatakan kebanggaannya kepada PMI Rappocini yang telah diakui menjadi best taktis sehingga dijadikan bagian inovasi berbasis masyarakat dan lintas pelaku setelah konsultasi bersama Bidang SDM PMI Pusat, dan giat kali ini menurut Khudri, PMI Rappocini menambah referensi baru melalui sektor pendidikan dalam pelayanan darah dengan mengacu kepada 3 hal masalah pelayanan darah.

Sekedar diketahui, PMI Rappocini tetap menjalankan pengambilan darah pendonor selama pandemi dengan melakukan protokol kesehatan Covid 19._@ly_