Lutra, Pensilrakyat.com – Ijin melaporkan, pada hari senin tgl 13 Juli 2020 sekitar Pkl 20.15 Wita, bertempat di Kecamatan Masamba Kabupaten Lutra telah terjadi banjir bandang yang diakibatkan oleh curah hujan yang sangat tinggi sejak tgl 12 Juli 2020 di wilayah Kab.Lutra khususnya wilayah pegunungan.

l. Adapun Kronologis kejadian sebagai berikut ;

A. Sekitar pukul 20.15 Wita, volume air di bantaran sungai Masamba naik dan menggenangi pemukiman warga.

B. Sekitar pukul 20.45 Wita, air tiba-tiba surut sehingga beberapa warga yang rumahnya berada di sekitar bantaran sungai kembali ke rumahnya berniat untuk membersihkan sampah yang masuk ke dalam rumah.

C. Sekitar pukul 21.00 Wita, volume air kembali naik dengan ketinggian -+ 400 cm yang mebawa material kayu dan lumpur sehingga mengakibatkan beberapa orang warga yang berada di sekitar bantaran sungai terjebak di dalam rumahnya.

D. Sekitar pukul 01.05 Wita, volume air berangsur-angsur surut.

II. Adapun data sementara korban jiwa dan materil sampai saat ini :

READ  JOIN Sul-Sel Berharap Penghargaan Kapolres Gowa dan Kapolres Palopo Jadi Motivasi

A. Korban Jiwa :

1). Meninggal Dunia :

– Saudara Gandi, umur 35 th, pekerjaan pimpinan FIF Toraja, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

– Askar alias Bapak Arkam, umur 35 th, pekerjaan Swasta, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

2). Hilang :

– Saudari Sabaria, umur 39 th, pekerjaan IRT, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

– Saudari Disa, umur 10 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

– Saudari Nabil, umur 8 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

-Saudari Caca, umur 16 th, pekerjaan Pelajar, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

– Saudari Nina, umur 23 th, pekerjaan IRT, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

– Bapak Megi, umur 49 th, pekerjaan Swasta, Alamat Dusun Pontaden Kel.Bone Tua Kec.Masamba Kab.Lutra.

2). Korban Materil : Puluhan rumah terbawa arus dan tertimbun material banjir (masih dalam pendataan).

III. Langkah-langkah yang diambil :

1). Melaporkan ke Komando atas.

READ  600 Pelajar Sulbar Penuhi Kantor Gubernur Jelang HARHUBNAS

2). Berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu mengevakuasi warga.

3). Mengiimbau kepada warga agar tidak mendekati lokasi banjir.

4). Melakukan pendataan korban banjir.

5). Korban meninggal di rumah sakit terdekat.

Demikian sebagai laporan awal sambil menunggu perkembangan informasi selanjutnya dari lokasi kejadian. (*)

By ; Sumber Beredar di Medsos