Gowa, Pensilrakyat.com – Dampak pengangkutan tanah timbunan (material) pekerjaan Taman Lapangan Syekh Yusuf di jalan Tumanurung Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa menuai sorotan tajam dari Toddopuli, Rabu (15/12/2021).

Pasalnya, sebagian tanah timbunan yang diangkut oleh truk-truk proyek jatuh dan berserakan di jalan raya.

Akibatnya, kondisi jalanan disepanjang jalan Tumanurung penuh debu dan saat hujan turun jalan menjadi licin hingga dapat membahayakan para pengguna jalan.

Ketum L-KONTRAK yang tergabung dalam Toddopuli Indonesia Ahmad Edy Yusuf, mengatakan pekerjaan Taman Lapangan Syekh Yusuf yang di kerjakan rekanan Dinas PUPR, kurang melakukan pengawasan sehingga sangat meresahkan pengendara yang melintas.

“Karena kurangnya pengawasan dari Dinas PUPR Gowa selama pelaksanaan pekerjaan proyek Taman Lapangan Syekh Yusuf”

Seakan kontraktornya hanya memikirkan keuntungan semata, tanpa memikirkan kepentingan masyarakat yang lalu lalang di jalan tersebut,” jelas Edy.

“Kami menduga jikalau pemilik pekerjaan dan pihak kontraktor ada “Kongkalikong” sebab pekerjaan taman tanpa memajang papan kehati-hatian (Warning), atau lebih bijak untuk membersihkan tumpahan material yang berserakan dijalan,” ungkapnya.

See also  Becce SMAN 5 Lecehkan Profesi Wartawan'  Wakil Ketua JOIN Sulsel : Kawal Proses Hukumnya

Saat tim media Toddopuli menemui salah satu yang mengaku pengawas proyek, dengan arogan mengatakan, proyek ini yang mengerjakan adalah Nn, emang kenapa? seakan-akan nama yang disebut mempunyai power yang pengaruhnya besar.

Sementara itu, Kadis PUPR saat dikonfirmasi via telepon seluler belum sempat menanggapi telepon ataupun membalas SMS namun langsung menuju lokasi proyek. (*)