Gowa, Pensilrakyat.com – Kerja keras anggota Ormas Pandawa Pattingalloang, Laskar 99 Bawakaraeng Makassar dan LSM Bidik tidak main – main, menyusul saat menerima informasi berita dari Media KLTV Indonesia Sulawesi Selatan, Senin, 19/09/2022 seputar tiga pria yang diduga keras membawa kabur anak dibawah umur pada tanggal 12 September 2022, pukul 08.00 Wita di depan SMP Cokroaminoto Jln Pontiku, Tallo Makassar Sulawesi Selatan.

Mencermati informasi berita dari KLTV Indonesia tergeraklah  hati dari tiga anggota lembaga swadaya kemasyarakatan tersebut yakni Ikbal, Ahmad dan Bayu Tirto, mereka secara sukarela membantu keluarga yang anaknya dibawa kabur oleh tiga pria yang diduga keras bawa kabur anak dibawah umur tersebut.

Usai memperoleh informasi pada pemberitaan dari CCTV, mereka berdiskusi kemudian melacak keberadan anak dibawah umur tersebut, berdasarkan informasi yang mereka himpun dari masyarakat lalu kemudian mereka telusuri, alhasil kerja keras mereka membuahkan hasil dengan ditemukannya tempat penyekapan korban dibawah umur tersebut disalah satu rumah warga di jalan Malino Kabupaten Gowa. Sedang pelakunya mereka tidak temukan, informasi yang diperoleh pelaku masih dalam pengejaran pihak berwajib.

See also  Presiden TIS Hasrul Arifuddin Ramah Tamah Bersama PERADMI di Claro Setelah Dilantik dan Disumpah

Saat itu pun keluarga korban menyusul mendapat informasi anak mereka telah ditemukan oleh Ormas Pandawa Pattingalloang, Laskar 99 Bawakaraeng dan LSM Bidik suasana harupun terlihat begitu mengharu biru setelah anak mereka berhasil ditemukan.

Olehnya dari keluarga korban, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada KLTV Indonesia, berkat pemberitaannya hingga koalisi dari ketiga Ormas, Pandawa Pattingalloang, Laskar 99 Bawakaraeng dan dari LSM Bidik secara sigap bergerak membantu pihak APH dan keluarga korban hingga pencarian keberadaan korban dapat ditemukan, kami sekeluarga sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih semoga jasa dan amal baikmu mendapat Ridho dari Yang Maha Kuasa, Aamiin,” ucap orang tua korban Rosdiana. (*)