Sungguminasa, Pensilrakyat.com – Pengerjaan proyek drainase atau selokan yang dikerja dalam lokasi lingkup kantor bupati Gowa berdasarkan hasil pantauan media ini, Jum’at pukul 20 : 34 wita (15/11/2019), terkesan dikejar target dan diduga pengerjaannya asal jadi karena dilaksanakan pada malam hari tanpa penerangan khusus di lokasi proyek.

Proyek drainase yang dilaksanakan dan dikerja oleh rekanan berinisial Nn sesuai hasil lelang dengan anggaran sekira 300 juta rupiah, menurut Hasmawati selaku Penjabat Pembuat Komitmen, mengatakan sudah seharusnya rampung di bulan lalu, namun entah apa yang menjadi kendala sehingga volume pengerjaannya melambat bahkan sekarang dikerja pada malam hari, “ungkapnya pada media ini saat dikonfirmasi yang diamini oleh Rustam selaku pengawas internal dinas PU.

Sehubungan dengan tayangnya pemberitaan dari media ini pada edisi sebelumnya, mendapat tanggapan dan cuitan dari Ketua LSM Kontrak di Gowa, Ahmad Edy Yusuf.

Dalam tanggapannya, Edy Lawa sapaan akrabnya, mengatakan, “proyek yang berada dalam lingkup kantor bupati Gowa saja bisa terbengkalai dan terkesan dikerja setengah hati apalagi proyek yang dikerja jauh dari ruang lingkupnya, “ujarnya.

READ  "Warning Bagi Pejabat dan Penyedia Pengadaan Barang/Jasa di Tengah Pandemi Covid-19" (Bagian ketiga)

Lanjut Ia sampaikan, “seolah-olah kontraktornya tidak takut sama bupati apatah lagi kalau hanya sekelas kepala dinas, harusnya instansi terkait mengambil sikap tegas atas perilaku kontraktor seperti ini sambil bercuit, “Entah Apa Yang Merasuki Hingga Pekerjaan Dikejar Malam, “pungkasnya seraya tertawa penuh ekspresi. (Darwis Ham)